» Home » Kriminal »Kerusuhan Koja - Tanjung Priok Berdarah

Kerusuhan Koja - Tanjung Priok Berdarah

Kerusuhan Koja - Tanjung Priok Berdarah - Bentrokan antara warga dan Satuan Polisi Pamong Praja terjadi pada Rabu pagi dan siang. Kerusuhan terjadi saat Satuan Polisi Pamong Praja hendak membongkar makam Mbah Priuk.

Berita Terbaru Kerusuhan Koja - Tanjung Priok menyatakan bahwa korban telah mncapai 130 orang. Menurut Direktur RSUD Koja, Togi Asman yang dihubungi melalui telepon, jumlah korban bentrokan dan kerusuhan Koja - Tanjung Priok yang dirawat mencapai 130 orang, terdiri dari Satpol PP sebanyak 66 orang, warga mencapai 54 orang, dan polisi sebanyak 10 orang.

Kepala Bidang Informasi Publik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, membenarkan adanya tambahan korban jiwa akibat bentrokan antara warga Koja dan Satuan Polisi Pamong Praja, Rabu (14/4). "Informasi terakhir, ada dua korban meninggal," ujar Cucu ketika dihubungi, Kamis (15/4).

Cucu menerangkan korban Kerusuhan Koja - Tanjung Priuk bernama Ahmad Tajuddin, petugas Satuan Polisi Pamong Praja, Jakarta Barat. Ia tewas ketika bentrok pecah pada sore hari, tak jauh dari makam Mbah Priok. "Dia sudah meninggal sebelum dirawat ke rumah sakit," kata dia.

Tajuddin adalah korban kedua bentrokan di Makam Mbah Priok. Korban lain bernama W. Soepeno, petugas Satpol PP. Dia tewas di dalam area peti kemas daerah Koja dengan luka tusuk di perut bagian kanan. Hingga berita terbaru bentrokan Koja - Tanjung Priok ini diturunkan, jasad korban masih disemayamkan di Rumah Sakit Koja.